Prabowo Lantik Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek, Siapa Sosoknya?
jigolokayitolun.xyz – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Brian Yuliarto, Guru Besar Fakultas Teknologi Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek). Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara, Rabu (19/2/2025), menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pergantian posisi ini terjadi setelah Satryo menuai kontroversi, termasuk aksi demonstrasi pegawai serta pernyataannya yang sempat menimbulkan polemik terkait beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Profil dan Karier Akademik Brian Yuliarto
Dilansir dari ITB, Brian Yuliarto adalah Guru Besar Fakultas Teknologi Industri (FTI ITB) yang memiliki spesialisasi dalam Teknologi Nano dan Kuantum. Sebelum menjabat sebagai Mendiktisaintek, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB periode 2025-2030.
Brian menyelesaikan studi S1 Teknik Fisika di ITB (1999), kemudian melanjutkan S2 dan S3 di University of Tokyo, Jepang. Selama karier akademiknya, ia aktif dalam berbagai penelitian, termasuk:
- Biosensor Plasmonik Berbasis Mesoporos Emas untuk Deteksi Penyakit Menular (2021).
- Fabrikasi Material Nano Berporositas Tinggi untuk Aplikasi Biosensor (2021).
Sejauh ini, Brian telah menerbitkan 329 artikel ilmiah yang tercatat dalam indeks Scopus dengan jumlah sitasi mencapai 5.618 kali.

Penghargaan dan Kontribusi Brian Yuliarto
Brian merupakan penerima Habibie Prize 2024 dalam kategori Ilmu Rekayasa atas kontribusinya dalam pengembangan nanomaterial.
Ia dan timnya mengembangkan berbagai inovasi sensor untuk gas berbahaya, polutan, serta alat diagnosis penyakit seperti demam berdarah, hepatitis, kanker, dan bakteri patogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Di luar akademik, Brian juga aktif di organisasi Muhammadiyah. Ia menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cibeunying Kaler Bandung serta Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat.
Kekayaan dan Transparansi Brian Yuliarto
Sebagai pejabat publik, Brian Yuliarto melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2023. Berdasarkan data LHKPN, total harta kekayaannya tercatat mencapai Rp18,6 miliar, yang terdiri dari aset berupa tanah, bangunan, serta harta lainnya.

Kontroversi di Balik Penggantian Satryo Brodjonegoro
Sebelumnya, Satryo Brodjonegoro menghadapi protes dari ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Kemendiktisaintek, yang menggelar demonstrasi pada Senin (20/1/2025).
Massa aksi menyuarakan ketidakpuasan terhadap dugaan pemecatan pegawai secara sepihak. Salah satu pegawai, Neni Herlina, mengaku diberhentikan secara verbal tanpa surat resmi.
“Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga #Lawan #MenteriZalim,” demikian bunyi salah satu spanduk protes.
Satryo membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya “pembersihan internal”. Namun, tekanan publik yang terus meningkat membuatnya akhirnya digantikan oleh Brian Yuliarto.

Polemik Pemangkasan Beasiswa yang Sempat Diperdebatkan
Selain demonstrasi pegawai, Satryo juga mendapat kritik setelah menyatakan bahwa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), serta beasiswa lainnya akan terdampak efisiensi anggaran. Namun, pernyataan tersebut dibantah langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
“Beasiswa KIP tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan,” tegas Sri Mulyani dalam konferensi pers di DPR RI, Jumat (14/2/2025).
Setelah menuai kecaman, Satryo akhirnya mengklarifikasi bahwa tidak ada pemangkasan anggaran beasiswa.
“Pendidikan adalah hak semua warga negara, tidak ada pemotongan alokasi anggaran pendidikan tinggi untuk beasiswa,” kata Satryo dalam pernyataan resmi pada Rabu (18/2/2025).

Perombakan Kabinet oleh Presiden Prabowo
Selain pelantikan Brian Yuliarto, Presiden Prabowo Subianto juga merombak beberapa kepala lembaga dan pejabat tinggi lainnya.
Dalam prosesi pelantikan, para pejabat pria mengenakan setelan jas hitam dan kopiah, sementara pejabat perempuan mengenakan pakaian batik.
Pergantian ini diharapkan membawa perubahan signifikan dalam kebijakan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi teknologi di Indonesia di bawah kepemimpinan Brian Yuliarto.
Baca Juga :
- Kontroversi Brian Jadi Menteri Kabinet Prabowo
- Hari Pertama Ngantor Brian Yuliarto? Capek!
- Jelang Waktu Satu Hari Brian Yuliarto di Lantik
Ikuti terus perkembangan terbaru hanya di jigolokayitolun.xyz
