Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, PDIP Sebut Tak Ada Urgensi Penahanan
jigolokayitolun.xyz – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, pada Kamis (20/2/2025). Hasto ditahan setelah menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait kasus Harun Masiku. Meski demikian, pihak PDIP menilai bahwa tidak ada urgensi bagi KPK untuk melakukan penahanan terhadap Hasto.
KPK Tahan Hasto Kristiyanto Selama 20 Hari
Hasto keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi oranye dan tangan terborgol sekitar pukul 18.08 WIB. Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa penahanan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan.
“Guna kepentingan penyidikan, terhadap tersangka HK dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai tanggal 20 Februari 2025 sampai dengan tanggal 11 Maret 2025,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Hasto dijerat sebagai tersangka dalam dua kasus, yaitu dugaan suap kepada mantan komisioner KPU dan dugaan perintangan penyidikan dalam kasus Harun Masiku, yang hingga kini masih buron.
Alasan KPK Menahan Hasto
Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa penahanan Hasto didasarkan pada alasan subjektif dari penyidik.
“Alasan penahanan itu adalah kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, serta mempersulit penyidikan lebih lanjut,” katanya.
Menurutnya, penahanan ini juga bertujuan untuk mempermudah pengumpulan alat bukti yang diperlukan dalam penyelidikan lebih lanjut.
Hasto Kristiyanto Diduga Membantu Pelarian Harun Masiku
Dalam kasus ini, KPK menyoroti peran Hasto dalam membantu Harun Masiku melarikan diri. Setyo mengungkapkan bahwa pada tanggal 8 Januari 2020, Hasto memerintahkan bawahannya, Nur Hasan, untuk menghubungi Harun dan merendam ponselnya dalam air sebelum melarikan diri.
“Pada saat proses tangkap tangan KPK, HK memerintahkan Nur Hasan untuk menghubungi Harun Masiku agar merendam HP-nya dalam air dan segera melarikan diri. Akibatnya, Harun Masiku tidak dapat ditangkap dan hingga kini masih buron,” ujar Setyo.
Selain itu, Hasto juga diduga mengarahkan beberapa saksi untuk memberikan keterangan bohong saat diperiksa oleh KPK.
“HK mengumpulkan beberapa orang terkait dengan perkara Harun Masiku dan mengarahkan mereka agar tidak memberikan keterangan yang sebenarnya,” tambahnya.
KPK Selidiki Dugaan Pendanaan Pelarian Harun Masiku
KPK menyatakan masih menyelidiki apakah ada pihak yang mendanai pelarian Harun Masiku. Menurut Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, pelarian seseorang selama lebih dari lima tahun memerlukan dukungan finansial yang signifikan.
“Kami melihat bahwa seseorang yang melarikan diri pasti membutuhkan dana, logistik, dan akomodasi. Saat ini kami sedang mendalami apakah HK berperan sebagai penyandang dana,” ujar Asep.

Respons PDIP: Tidak Ada Urgensi Penahanan
PDIP menilai bahwa tidak ada urgensi bagi KPK untuk menahan Hasto Kristiyanto. Ketua DPP PDIP bidang Reformasi Hukum Ronny Talapessy menegaskan bahwa Hasto selalu kooperatif dan tidak berniat melarikan diri.
“Kalau alasan penahanan karena khawatir melarikan diri, Mas Hasto tidak akan ke mana-mana. Dia selalu hadir setiap kali dipanggil,” ujar Ronny dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP.
Selain itu, Ronny menyebut bahwa Hasto masih memiliki agenda partai yang penting, termasuk menyiapkan Kongres PDIP pada April 2025.
Megawati Tidak Akan Menunjuk Plt Sekjen PDIP
Terkait penahanan Hasto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan tidak akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen untuk menggantikan Hasto. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun.
“Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) tidak menunjuk Plt Sekjen menggantikan Hasto Kristiyanto. Komando tetap berada di tangan beliau,” ujar Komarudin.
Menurutnya, semua kader PDIP harus mengikuti instruksi dari Megawati, termasuk fraksi PDIP di Parlemen.
“Fraksi PDIP adalah perpanjangan tangan DPP partai, sehingga semua kader harus menunggu arahan langsung dari Ibu Megawati,” tegasnya.

Hasto : Saya Akan Terus Berjuang
Sebelum masuk ke dalam mobil tahanan KPK, Hasto memberikan pernyataan singkat kepada media. Ia menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
“Sebagai Sekjen PDI Perjuangan, saya siap menerima konsekuensi apa pun demi Indonesia Raya. Saya tidak akan pernah menyesal, dan saya akan terus berjuang dengan semangat menyala-nyala,” ucapnya.
Hasto juga meminta agar KPK menegakkan hukum secara adil, termasuk memeriksa keluarga Presiden Jokowi.
“Semoga ini menjadi momentum bagi KPK untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu, termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi,” pungkasnya.
Penahanan Hasto Kristiyanto oleh KPK menambah panas situasi politik nasional. Sementara KPK menilai penahanan ini penting untuk kelancaran penyidikan, PDIP melihat langkah ini sebagai tindakan yang tidak memiliki urgensi. Dengan Kongres PDIP yang akan digelar pada April 2025, kasus ini akan terus menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga :
- Pemerasan Yang Dilakukan Suporter Jakmania
- Honda Vario Yang Sempat Merenggut Pasar Yamaha
- Hasto Kristiyanto Profil Hingga Di Tangkap KPK
Ikuti terus perkembangan terbaru hanya di jigolokayitolun.xyz
