BOGOR, LIVESCORE180.COM – Sebuah spanduk bergambar Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dengan tulisan bernada negatif muncul di dinding pinggir Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) pada Rabu (18/12/2024). Spanduk berwarna dasar hitam berukuran sekitar 3×3 meter tersebut memuat tulisan “Megawati Ketum Ilegal” dan memperlihatkan wajah Megawati dengan raut muka sedih.
Isi Spanduk dan Reaksi Publik Megawati
Selain tulisan utama, terdapat sejumlah kalimat lain yang menyinggung legalitas kepemimpinan Megawati sebagai Ketua Umum PDI-P. Spanduk ini sontak menjadi perhatian warga yang melintas di area tersebut. Banyak yang mengambil foto dan membagikan di media sosial, sehingga memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.

BACA JUGA : mantan menkominfo budi arie diperiksa terkait kasus mafia judi online di bareskrim
Pihak Berwenang Menyelidiki
Kepolisian setempat langsung merespons kejadian ini dengan melakukan penyelidikan terhadap pemasangan spanduk tersebut. Kapolresta Bogor, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, menyatakan bahwa timnya sedang menelusuri pelaku dan motif di balik aksi ini.
“Kami telah mengamankan spanduk tersebut dan sedang mendalami rekaman CCTV serta keterangan saksi untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan spanduk,” ujar Kombes Bismo, Kamis (19/12/2024).
Tanggapan PDI Perjuangan
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengecam keras tindakan ini dan menyebutnya sebagai bentuk provokasi yang tidak bertanggung jawab.
“Ketua Umum Megawati Soekarnoputri adalah tokoh yang dihormati, dan tindakan semacam ini adalah bentuk penghinaan yang tidak dapat ditoleransi. Kami meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegas Hasto dalam keterangan persnya.
Respons Masyarakat dan Pengamat Politik
Spanduk bernada negatif tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian menganggapnya sebagai bentuk kebebasan berekspresi, namun ada pula yang mengecam tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap seorang tokoh bangsa.
Pengamat politik, Adi Prayitno, menyatakan bahwa tindakan seperti ini mencerminkan polarisasi politik yang semakin tajam menjelang tahun politik. “Perlu ada edukasi politik yang lebih baik agar masyarakat dapat menyampaikan kritik dengan cara yang lebih santun dan konstruktif,” ujar Adi.
Kesimpulan

Kemunculan spanduk bernada negatif terhadap Megawati Soekarnoputri di Tol BORR menimbulkan kontroversi dan menjadi perhatian publik. Pihak berwenang kini tengah menyelidiki pelaku dan motif di balik pemasangan spanduk tersebut. Di sisi lain, insiden ini mencerminkan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan kritik di ruang publik, terutama dalam konteks politik nasional.
